Cinta adalah sebuah visualisasi dari perasaan semua makhluk, bahkan dalam dunia binatang sekalipun, ada ungkapan yang menyatakan bahwa “seekor induk harimau tak akan memakan anaknya” ini jelas merupakan sebuah indikasi perasaan dari satu makhluk kepada makhluk lainnya. sebuah ungkapan makna yang terjelaskan dalam manifestasi hidupnya. begitu juga cerita cinta semua makhluk yang ada di dunia ini, aku, kamu, dia, mereka atau siapa saja makhluk itu ada sebuah sisi cerita tentang cinta mereka. bahkan dalam jiwa seorang kejampun terselip cinta yang mungkin tak terungkapkan.
Cinta boleh pada siapa saja, pada tuhan merupakan manifestasi cerita cinta tertinggi dalam diri setiap makhluk, mungkin cinta seperti ini hanya ada dalam jiwa makhluk yang bernama sufi, sosok yang zuhud, tawadhu, shaleh dan berabagai kebaikan dari tuhan yang melekat pada jiwa mereka, cinta yang begitu murni dan tulus dan tidak tergantikan oleh apapun, jiwa mereka adalah jiwa tuhan, tuhan addalah jiwa mereka. seperti dalam nyanyian “Dewa” dengan mataMu aku melihat, dengan telingaMu aku mendengar, merupakan ungkapan satu jiwa satu rasa dalam batin dan terungkap lewat lidah dan dilakukan dengan perbuatan.
Cinta terhadap sesama manusia merupakan manifestasi dari perasaan manusia yang lumrah hukumnya. cinta kepada ibu bapak, abang, kakak, adik, sanak saudara atau makhluk yang bernama manusia, cinta yang begitu murni dan nyata, tak tersentuh apapun juga. mungkin tak ada ungkapan nyata apa arti cinta yang sesungguhnya, tiap makhluk yang bernama manusia memiliki kisah dan arti cinta sendir-sendiri, pedih, bahagia ataupun apa bentuk perasaan itulah cinta.
Aku dan cerita cintaku saat ini adalah indah dan bahagia...
amiiin, hahahaha....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar